Lombok Utara

LOMBOK - INDONESIA

GILI AYER / GILI AIR

Dengan luas wilayah daratan sekitar 175 Hektar dan keliling pulau 5 Km, Gili Air adalah yang terdekat dari pulau Lombok dibandingkan dua gili lainnya yang terletak di kawasan wisata perairan Gili Matra di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Gili ini adalah yang terdekat dari pelabuhan Bangsal, Gili Air memiliki nuansa yang tenang dan ramah, sehingga sangat ideal untuk liburan keluarga.

Gili ini juga menawarkan keindahan taman bawah laut serta keanekaragaman hayati laut Indonesia yang masih terjaga kelestariannya. Sejumlah spot bawah laut seperti Air Wall, Frogfish Point, Air Slope, Malang Reef dan Segaluh menyuguhkan indahnya gugusan terumbu karang dan ikan-ikan berwarna warni yang berenang bebas, penyu dan kuda laut. Masing-masing spot itu memiliki keunikan tersendiri.

Selain snorkeling dan menyelam, kamu juga bisa jalan-jalan santai menyusuri pantai Gili Air dengan air sejernih kristal sambil menikmati udara yang bebas polusi. Bermain kano adalah salah satu jenis aktivitas olahraga yang bisa dilakukan di gili ini ketika ombak sedang tenang. Buat kamu yang ingin menikmati keindahan terumbu karang tanpa mau berbasah-basahan, kamu bisa menggunakan Glass Bottom Boat, jadi kamu dapat menikmati keindahan terumbu karang melalui kaca yang dipasang persis di bawah kapal.

Meski berada di tengah laut, kamu tidak perlu khawatir soal fasilitas, karena di gili ini juga tersedia berbagai fasilitas mulai dari transportasi, penginapan, hotel, restoran, kafe, bar dan tempat ibadah.

GILI MENO

Hanya berjarak 1 Km dari Gili Trawangan, Gili Meno adalah gili yang berada di posisi kedua dengan diapit kedua gili lainnya, yakni Gili Air dan Gili Trawangan. Gili Meno memiliki luas 150 Hektar dengan panjang 2 Km dan lebar 1 Km, menjadikan gili ini adalah yang terkecil dari kedua gili lainnya. Selain menjadi yang terkecil, Gili Meno juga memiliki karakter yang paling sunyi dan paling tenang. Untuk berjalan mengelilingi Meno bisa ditempuh dalam waktu kurang dari dua jam. Gili ini mengusung nuansa “Private Island”.

Umumnya, pengunjung yang datang ke Gili Meno adalah mereka yang mencari “Total Escape” dari hiruk pikuk dan bisingnya kehidupan kota besar serta menjadi pilihan utama bagi para pasangan yang sedang berbulan madu atau bahkan melangsungkan pernikahan di Gili Meno. Ketika senja mulai tiba, jamuan makan malam didominasi oleh kafe-kafe lokal dengan menu utama ikan bakar di pinggir pantai.

Bermalas-malasan di hammock sambil membaca buku atau bermain catur di pinggir pantai yang tenang adalah aktivitas yang paling banyak dilakukan oleh pengunjung Gili Meno. Buat kamu yang suka snorkeling atau menyelam, ada sejumlah spot andalan mereka yang terkenal seperti “Gili Meno Wall” dan patung bawah air gili meno yang terkenal itu.

Di Gili Meno juga terdapat danau air asin seluas 4 Hektar yang terletak di sebelah barat daya pulau. Danau ini merupakan tempat persinggahan berbagai jenis burung tropis yang bermigrasi terutama pada bulan Maret sampai Mei setiap tahunnya.

GILI TRAWANGAN

Gili Trawangan, atau yang biasa dikenal dengan Gili T adalah gili yang paling populer diantara kedua saudaranya, Gili Air dan Meno. Gili Trawangan juga memiliki luas wilayah terbesar diantara kedua gili lainnya, yakni 340 Hektar dan keliling pulau sekitar 7,5 Km. Lokasi gili ini adalah yang terjauh dari pelabuhan Bangsal di Lombok, setidaknya membutuhkan waktu sekitar 30 menit penyeberangan dengan public boat dari pelabuhan Bangsal menuju Trawangan.

Dikenal dengan julukan “The Party Island”, Gili Trawangan adalah tempat yang sempurna bagi mereka yang gemar berpesta dan kehidupan malam. Di sebelah timur, kita bisa dengan mudah menemukan banyak sekali tempat makan, restoran, bar, kafe dan penginapan. Pada sisi timur Trawangan sangat disukai oleh para wisatawan muda yang suka hingar binger kehidupan malam. Sebaliknya, di sisi barat pulau suasananya lebih tenang dan lebih banyak dikunjungi wisatawan yang berlibur dengan keluarganya.

Dibandingkan dengan Gili Air dan Meno, Trawangan memiliki fasilitas yang terlengkap untuk sebuah tempat wisata, mulai dari resort, villa, hotel, homestay, bungalow, restoran, bar, mulai dari yang murah sampai mewah dan atraksi wisata atau water sport. Aktivitas yang dominan dilakukan di Trawangan meliputi snorkeling, menyelam, paddle boarding, berselancar, bermain kano atau kayak, berkuda dan tentu saja berpesta. Pada ujung selatan pulau ini juga terdapat reruntuhan bunker dan bekas Meriam Jepang, sisa peninggalan Perang Dunia II.

Meskipun Gili Trawangan menawarkan pantai pasir putih, air sejernih kristal dan suasana yang tenang, namun saat malam hari pulau ini berubah menjadi pulau pesta. Sebagian besar pengunjung Gili Trawangan adalah wisatawan asing, khususnya yang berasal dari Bali, karena letak Gili Trawangan cukup dekat dengan Bali, dapat dijangkau dalam waktu 1,5 jam dengan fast boat.

Keunggulan lain dari Gili Trawangan adalah letak geografis pantainya membuat dalam satu hari kamu bisa mendapatkan sunrise dan sunset pada posisi yang strategis. Satu sisi pantai menghadap timur dan sisi lainnya menghadap barat, selain itu Gili Trawangan adalah satu-satunya yang memiliki bukit atau dataran tinggi, sangat sempurna untuk memotret sunset dan sunrise.

AIR TERJUN SENDANG GILE

Pulau Lombok selain menjadi surganya pantai juga punya sejumlah destinasi wisata air terjun dengan pesona alam yang tak kalah indah dengan pantai – pantainya. Salah satu yang terkenal adalah air terjun Sendang Gile yang terletak di wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani. Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 600 meter di atas permukaan laut ini memiliki ketinggian tebing 30 meter dari dasar sungai. Air terjun Sendang Gile terdiri dari dua tingkat. Pada tingkat pertama dari puncak, air mengalir terjun ke kolam yang berada diantara tingkat pertama dan kedua.

Tingkat kedua adalah arus air kolam yang terjun ke bawah mengalir bersama sungai yang berada di dasar air terjun. Air terjun Sendang Gile terletak di desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Air terjun ini juga merupakan pintu gerbang menuju puncak Rinjani (dari jalur pendakian Senaru). Dari kota Mataram, perjalanan ke lokasi air terjun ini memakan waktu kurang lebih 2,5 jam, dan jalan setapak menuju air terjun Sendang Gile berupa ratusan anak tangga.

Di sepanjang perjalanan menuju air terjun ini, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan hutan lindung yang lebat. Hutan ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani, meski lebat dan rimbun tapi kamu tidak perlu khawatir tersesat, karena rute dan petunjuk menuju air terjung Sendang Gile sudah sangat jelas terpampang di jalan.

Ketika sudah sampai di air terjun, kamu bisa beristirahat di bebatuan yang ada di sekitar air terjun sambil menikmati udara sejuk, hawa dingin dan deburan air yang menerpa tubuhmu. Jika ingin ngopi, kamu juga bisa membelinya di warung-warung yang ada di area parkir dekat loket pintu masuk air terjun.

AIR TERJUN TIU KELEP

Jika bagi kamu air terjun Sendang Gile masih kurang menantang, berarti kamu harus mampir ke air terjun sebelahnya, yakni Air Terjun Tiu Kelep. Air terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile berada di kawasan lokasi yang sama. Kedua air terjun ini mengalir membentuk satu aliran. Hembusan deburan airnya memenuhi sekitaran lembah dan terasa sangat sejuk ketika kamu berada di dekatnya.

Trek menuju lokasi air terjun Tiu Kelep masih bersebelahan dengan Sendang Gile. Dari air terjun Sendang Gile, kamu bisa langsung mengikuti petunjuk arah berjalan menyusuri hutan selama 45 menit. Selama perjalanan, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan spektakuler hutan hujan tropis yang sangat lebat dan rimbun. Kamu juga akan menyusuri sungai dangkal dengan aliran air yang tenang dan sangat jernih.

Petualanganmu akan menjadi sempurnya ketika kamu tiba di air terjun Tiu Kelep. Jika air terjun Sendang Gile terdiri dari dua air terjun, maka air terjun Tiu Kelep ini lebih eksotik lagi dengan banyak air terjun pada satu lokasi diantara lebatnya hutan, air terjun Tiu Kelep ini juga memiliki ketinggian yang cukup tinggi, yakni sekitar 45 meter, lebih tinggi daripada Sendang Gile. Aliran serta debit airnya juga lebih besar dan lebih deras dari Sendang Gile. Kamu akan melihat kabut yang terbentuk dari derasnya deburan air yg terhempas dari atas ke bawah. Sesuai dengan Namanya, Tiu Kelep artinya “Air Terbang”.

DESA SENARU

Terletak di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Desa Senaru tentunya sudah sangat akrab di telinga para pendaki Gunung Rinjani. Bagaimana tidak, desa dengan luas wilayah 4.162 Hektar ini adalah salah satu titik lokasi turun dari pendakian Gunung Rinjani. Umumnya mereka memulai pendakian lewat Sembalun dan turun lewat Senaru. Jarak tempuh dari Mataram menuju Desa Senaru adalah sekitar 96 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam.

Desa Senaru juga menyimpan berbagai keindahan alam, beberapa diantaranya adalah Air Terjun Sendang Gile dan Air Terjun Tiu Kelep. Namun tidak hanya menawarkan keindahan alam saja, desa Senaru juga sarat akan seni dan budaya. Salah satu yang bisa kamu kunjungi adalah Kampung Tradisional Senaru, di sini kamu bisa melihat salah satu rumah adat tertua yang ada di Lombok. Rumah adat ini terbuat dari atap rumbia, pagar bedek dan beralaskan tanah liat.

Di Kampung Tradisional Senaru, kamu juga bisa menyaksikan pertunjukan Tari Cupak Gerantang dan Tari Bisok Menik atau Tari Mencuci Beras. Selain melihat rumah adat, kamu juga bisa mengenal lebih dekat aktivitas keseharian masyarakat Kampung Tradisional Senaru yang masih serba tradisional.

Ingin menginap ? tidak masalah. Di sini sudah terdapat sejumlah homestay yang siap melayani para pengunjung kapan saja.

DESA BAYAN

Terletak di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Desa Senaru tentunya sudah sangat akrab di telinga para pendaki Gunung Rinjani. Bagaimana tidak, desa dengan luas wilayah 4.162 Hektar ini adalah salah satu titik lokasi turun dari pendakian Gunung Rinjani. Umumnya mereka memulai pendakian lewat Sembalun dan turun lewat Senaru. Jarak tempuh dari Mataram menuju Desa Senaru adalah sekitar 96 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam.

Desa Senaru juga menyimpan berbagai keindahan alam, beberapa diantaranya adalah Air Terjun Sendang Gile dan Air Terjun Tiu Kelep. Namun tidak hanya menawarkan keindahan alam saja, desa Senaru juga sarat akan seni dan budaya. Salah satu yang bisa kamu kunjungi adalah Kampung Tradisional Senaru, di sini kamu bisa melihat salah satu rumah adat tertua yang ada di Lombok. Rumah adat ini terbuat dari atap rumbia, pagar bedek dan beralaskan tanah liat.

Di Kampung Tradisional Senaru, kamu juga bisa menyaksikan pertunjukan Tari Cupak Gerantang dan Tari Bisok Menik atau Tari Mencuci Beras. Selain melihat rumah adat, kamu juga bisa mengenal lebih dekat aktivitas keseharian masyarakat Kampung Tradisional Senaru yang masih serba tradisional.

Ingin menginap ? tidak masalah. Di sini sudah terdapat sejumlah homestay yang siap melayani para pengunjung kapan saja.

Good To Know

Country

Bahamas

Visa Requirements

Visa in not needed for EU citizens. Everyone else need a visa.

Languages spoken

English

Currency used

Dolar

Area (km2)

470,000 km2
You don't have permission to register