Lombok Tengah

Africa

DESA SADE

Desa Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Desa seluas 5,5 Hektar ini memiliki 150 rumah dengan jumlah penduduk sekitar 700 orang yang mana kesemuanya adalah orang Suku Sasak Lombok. Desa ini adalah desa adat yang cukup populer di kalangan para wisatawan karena berada satu jalur dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kuta Mandalika, letaknya persis di pinggir jalan raya Praya-Kuta, 30 Km dari Kota Mataram dengan waktu tempuh satu jam perjalanan.

Di desa Sade, kamu bisa melihat perkampungan suku Sasak dengan rumah tradisionalnya yang disebut dengan Bale Tani. Berbeda dengan desa adat lainnya yang ada di Lombok, bangunan di desa ini memiliki ciri khas bangunan Suku Sasak dimana dinding dan tiang terbuat dari bambu, dengan atap terbuat dari alang-alang kering.

Ketika kamu masuk ke dalam rumah adat di desa ini, kamu bisa merasakan keistimewaan atap alang-alang ini yang menyejukkan saat cuaca terik dan memberikan kehangatan di malam hari. Lantai rumah terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan sedikit sekam padi. Jarak antar bangunan sangat rapat, masing-masing bangunan dihubungkan dengan jalan setapak sempit yang tidak bisa dilewati motor.

Selain rumah adat, kamu juga bisa melihat proses pembuatan kerajinan kain tenun khas Lombok yang terkenal itu. Bagi masyarakat Suku Sasak, ketrampilan menenun merupakan bagian dari tradisi, di mana terdapat aturan adat bahwa seorang perempuan Sasak tidak boleh menikah jika belum bisa menenun. Umumnya para wanita Suku Sasak mulai belajar menenun pada usia 7 hingga 10 tahun. Salah satu produk kain tenun yang menjadi ciri khas Suku Sasak adalah kain songket, yang terbuat dari benang emas atau perak yang ditenun bersama benang katun atau sutra. Menariknya, kamu juga bisa mencoba belajar bagaimana cara menenun.

Kamu juga bisa membeli kerajinan kain tenun ini sebagai kenang – kenangan atau mungkin sebagai cinderamata untuk orang tercinta, di berbagai sudut Desa Sade terdapat kios – kios yang menjajakan kain tenun dan berbagai pernak-pernik kerajinan tangan yang lain, masing-masing kios merupakan koperasi yang dikelola beberapa orang.

SIRKUIT MANDALIKA

Euforia MotoGP di seluruh penjuru dunia memang tidak pernah kehilangan sentuhannya, begitu juga di Indonesia. Gelaran ajang balap motor internasional paling bergengsi itu akhirnya sukses diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia dan menyita perhatian seluruh dunia. Adalah Sirkuit Mandalika yang menjadi tuan rumahnya.

Memiliki nama resmi Pertamina Mandalika International Street Circuit, ini adalah sirkuit balap yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Sirkuit dengan panjang lintasan 4,31 Km dan 17 tikungan ini masih berada satu jalur dengan Desa Sade.

Sirkuit ini berjarak 51 Km dari kota Mataram dan bisa ditempuh dalam satu jam perjalanan. Sirkuit ini mengusung konsep Street Circuit atau sirkuit jalanan di mana sirkuit akan dibuka untuk masyarakat umum jika tidak sedang menggelar balapan. Namun meski dibuka untuk umum, hanya jalur jalanan di luar sirkuit yang bisa diakses, bukan trek utama sirkuit.

Sirkuit ini berada di pinggir pantai dengan pemandangan yang menakjubkan, selain itu juga berada tak jauh dari sejumlah destinasi keren lainnya seperti pantai Kuta Mandalika, Tanjung Aan dan Bukit Merese. Liburanmu pasti jadi semakin keren dan berkesan ! Nah, jadi pastikan kamu selalu pantau kalender jadwal MotoGp yah. Jangan sampai kamu tidak hadir untuk nonton acara balapan paling bergengsi di dunia yang diselenggarakan di sirkuit Mandalika tercinta.

PANTAI TANJUNG AAN

Pulau Lombok mendapat julukan surganya pantai tentu bukannya tanpa alasan. Kenyataannya, Pulau Lombok memiliki segudang pantai yang cantik dan mempesona dengan keunikannya masing-masing, khususnya sederetan pantai di wilayah selatan Pulau Lombok. Salah satu pantai yang wajib kamu taruh di daftar yang harus kamu datangi adalah Pantai Tanjung Aan, tempat asal Sang Puteri Mandalika.

Pantai cantik dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 2 Km ini berjarak 51 Km dari kota Mataram dengan waktu tempuh 1,5 jam perjalanan (lewat jalan Bypass BIL Mandalika), dan berjarak 3,5 Km dari Sirkuit Mandalika dengan waktu tempuh sekitar 15 menit perjalanan.

Pantai ini langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Satu hal yang berbeda saat kamu mulai menginjakkan kaki ke Pantai Tanjung Aan, yaitu pasirnya. Tak seperti Pantai Lombok lainnya, pasir Pantai Tanjung Aan berbentuk bulat-bulat seperti merica. Karena memiliki karakter ombak yang cukup tenang dan kedalaman relatif dangkal, pantai ini sangat cocok buat kamu yang gemar snorkeling dan berenang, di sekitar pantai juga tersedia persewaan alat snorkeling. Biasanya menjelang sore hari, air laut akan mulai pasang sehingga mengubah Pantai Tanjung Aan menjadi tempat ideal untuk berselancar.

Pantai ini dikelilingi oleh beberapa bukit yang tidak terlalu tinggi, jadi kamu bisa dengan mudah mencapai bukit itu jika ingin melihat pemandangan Pantai Aan yang indah dari ketinggian. Jika kamu berkunjung pada bulan Februari, kamu akan melihat pantai ini penuh dengan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Karena setiap tahunnya pada bulan Februari ada event spesial yang digelar yakni Ritual Bau Nyale.

Ritual ini berkaitan dengan legenda Puteri Mandalika, dimana sang Puteri melompat dari bukit, menceburkan dirinya ke laut untuk menghindari kejaran seorang pangeran yang ingin mempersuntingnya. Kemudian dikatakan bahwa Puteri Mandalika bereinkarnasi menjadi “Nyale” atau cacing laut.  Pada saat itu kamu bisa melihat atau bahkan ikut bergabung dalam perburuan Nyale di sepanjang pantai Tanjung Aan. Setelah perburuan, Nyale akan dijadikan bahan untuk beberapa jenis masakan lokal. Nyale sendiri adalah sebutan masyarakat setempat untuk jenis cacing laut yang muncul pada waktu tertentu  di Pantai Tanjung Aan, dan sepanjang pantai di kawasan Mandalika serta beberapa tempat lainnya di Indonesia.

BUKIT MERESE

Masih berada di sekitaran wilayah KEK Mandalika, ada satu spot wisata yang juga menjadi andalan selain jajaran pantai-pantai cantik di Lombok bagian selatan ini. Ini adalah Bukit Merese, sebuah bukit yang berada di tepi pantai dengan panorama yang kelewat cakep. Bukit yang terletak di Jalan Kuta Lombok, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah ini berjarak kurang lebih 51 Km dari kota Mataram dengan waktu tempuh satu jam perjalanan dan 30 menit dari Bandara Internasional Lombok.

Waktu berkunjung ke bukit ini bisa dilakukan setiap hari, hanya saja disarankan jangan berkunjung ketika sedang musim penghujan, disamping karena pemandangannya jadi kurang bagus akibat cuaca, juga dikarenakan bebatuan dan tanah di bukit menjadi licin. Para traveler menyebut bukit ini sebagai “Bukit Cinta”, dikarenakan bukit ini memiliki panorama yang super cakep, sehingga wisatawan yang berkunjung pasti langsung jatuh cinta dibuatnya.

Pada bulan Januari hingga April, bukit ini berwarna hijau sejauh mata memandang, dan akan berubah menjadi coklat ketika musim kemarau datang. Bukit Merese juga merupakan salah satu sunrise dan sunset point terbaik di wilayah ini. Dari atas puncak Bukit Merese, kamu bisa melihat pantai-pantai yang ada di dekatnya seperti Tanjung Aan dan pantai Batu Payung.

Selain sunrise dan sunset, kamu juga bisa melakukan aktivitas camping di bukit ini. Dengan ditemani langit malam penuh bintang, hembusan angin dan suara deburan ombak di sekelilingmu serta nyala api unggun tentu akan menjadikan liburanmu semakin berkesan.

KUTA MANDALIKA

Pada bagian selatan Pulau Lombok memang didominasi oleh sederetan pantai-pantai cantik nan mempesona yang seakan tak ada habisnya. Serupa tapi tak sama, meski namanya sama dengan pantai Kuta yang ada di Bali, tapi pantai ini sangat berbeda dari Kuta Bali. Pantai dengan garis pantai sepanjang 7,2 Km ini terletak di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Timur. Jika dari Bandara Internasional Lombok, hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke pantai ini.

Pantai Kuta Lombok menyajikan pesona hamparan pasir yang bersih dan putih membentang luas sepanjang 7,2 Km. Di sebelah barat, ada Bukit Mandalika dengan keindahan yang tak kalah menarik untuk dieksplorasi. Pemandangan yang disajikan dari ketinggian memiliki nuansa tersendiri, sehingga menjadikan tempat yang asik untuk menikmati keindahan Pantai Kuta.

Selain keindahan alamnya, pantai Kuta Mandalika juga mempunyai sejumlah aktivitas yang ditawarkan kepada pengunjung, seperti banana boat, windsurfer hingga paralayang. Namun, jika kamu tak berminat main basah-basahan atau olahraga ekstrem, kamu juga bisa menikmati pantai ini sembari bersepeda santai. Banyak tempat penyewaan sepeda yang tersedia di sini. Harganya juga cukup murah, sekitar Rp 30 ribu per jam. Bersepeda sambil melihat birunya air laut dan menikmati udara yang sejuk tentunya akan membuat liburanmu makin berkesan.

Sama halnya seperti Pantai Tanjung Aan, pada bulan Februari, pantai ini akan dipenuhi wisatawan baik luar maupun dalam negeri untuk berbondong – bonding melakukan perburuan Nyale pada acara Festival Bau Nyale.

PANTAI MAWUN

Pantai Mawun ini terletak di daerah Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pantai cantik dengan topografi teluk berbentuk tapal kuda ini berjarak sekitar 55 Km dari kota Mataram dan bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Pada pantai Mawun terdapat dua bukit hijau yang menjorok ke lautan seolah-olah menjadikannya pintu gerbang alami yang membatasi pantai dengan lautan lepas.

Lokasi Pantai ini juga strategis, karena berada diapit diantara Pantai Kuta Mandalika dan Pantai Selong Belanak yang sudah terkenal lebih dahulu. Meskipun belum banyak dibangun seperti pantai-pantai lainnya yang sudah lebih dahulu populer, Pantai Mawun tetap menawarkan keindahan yang sayang sekali jika dilewatkan begitu saja.

Garis pantainya terbilang cukup luas dengan hamparan pasir putih yang lembut walaupun ada juga yang bercampur dengan pecahan karang dan cangkang kerang. Luasnya garis pantai ini memungkinkan para pengunjung untuk berjemur, bersantai atau sekedar berjalan menyusuri pantai menikmati birunya air laut sambil menikmati deburan ombak. Tersedia juga beberapa berugak atau gazebo kecil di sepanjang garis pantai untuk pengunjung berteduh dari teriknya matahari.

Fasilitas umum yang ada di pantai ini meliputi area parkir, toilet, warung serta kios warga yang menjual berbagai kain tenun dan pernak-pernik cinderamata lainnya. Sedangkan untuk hotel atau penginapan terdekat adalah Kuta Indah Hotel dan Kuta Paradise Lombok yang berjarak 8 – 10 Km dari Pantai Mawun dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

PANTAI SELONG BELANAK

Pantai cantik yang satu ini terletak di desa Selong Belanak, Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pantai ini dikenal sebagai salah satu pantai surfing terbaik yang ada di wilayah KEK Mandalika. Terletak sekitar 46 Km dari pusat kota Mataram dan 23 Km dari Bandara Internasional Lombok, pantai dengan garis pantai sepanjang 1 Km dan jarak antara pasir dan bibir pantai yang lebar ini memiliki keunikan tersendiri.

Berbeda dengan pantai Tanjung Aan dan Kuta Mandalika yang memiliki pasir seperti merica, pantai Selong Belanak memiliki karakteristik pasir putih yang halus dan lembut. Bahkan saking halus dan lembutnya, ketika terkena deburan ombak pasir yang basah menciptakan refleksi atau pantulan bayangan dari langit atau apapun yang ada di atasnya. Apalagi ketika senja tiba, sunset di pantai Selong Belanak sangat cantik berpadu dengan refleksi dari pasir pantainya. Topografi pantai yang landai juga membuatmu bisa berlari-larian di sepanjang pantai tanpa harus khawatir terluka, karena pasir sepanjang garis pantainya bersih dari pecahan karang dan cangkang.

Air laut yang berwarna biru, pasir halus dan ombak yang tidak terlalu besar menjadikan pantai ini destinasi favorit bagi para peselancar pemula. Pengunjung juga bisa dengan leluasa melakukan olahraga pantai seperti voli pantai atau membuat istana pasir tanpa khawatir mengganggu pengunjung lain, karena pantainya luas.

Bila kamu ingin bermalam di sini, jangan khawatir. Berbeda dengan Pantai Mawun yang masih belum banyak dibangun infrastruktur pendukungnya, di Pantai Selong Belanak sudah menyediakan sejumlah Bungalow dan Cottage yang nyaman. Selain itu, buat kamu yang hobi memancing, banyak kapal nelayan yang siap mengantarkanmu ke banyak spot memancing terbaik yang ada di sekitar pantai ini.

Satu hal lagi yang menjadi daya tarik utama pantai Selong Belanak selain karakteristik pantainya adalah kawanan kerbau. Ya ! kawanan kerbau ini sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan yang mengunjungi pantai ini. Biasanya pada waktu sore hari sekitar pukul 3 – 4 sore, akan ada kawanan kerbau beserta penggembalanya yang melintas di sepanjang pantai. Tentunya kawanan kerbau ini menjadi daya tarik tersendiri untuk diabadikan dalam sebuah foto.

Good To Know

Country

Bahamas

Visa Requirements

Visa in not needed for EU citizens. Everyone else need a visa.

Languages spoken

English

Currency used

Dolar

Area (km2)

470,000 km2
You don't have permission to register